Jumat, 15 November 2013

IBU

Hadir dari sebuah rasa yang menggelora
Tempat dimana menuangkan lara
Pundak yang senantiasa siap menjadi sandaran
Mulut yang selalu mendoakan ketika jauh darinya
Hati yang tulus akan kasih sayang
Dan ingatan yang akan selalu tertuju
Keindahan yang takan mungkin tergantikan
Aku takut meninggalkanmu
Sebelum aku bisa membahagiakanmu
Sosok wanita terhebat yang akan selalu ku hormati
Dan senantiasa ku jaga sampai nanti

Ibu maafkan aku.......
Ibu maffkan tentang semua kesalahanku.....

Aku mencoba melukiskan dalam sebuah nada tentang perasaanku
Kekagumanku akan kehebatanmu dan ketangguhanmu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar