Selasa, 08 April 2014

Tetap Tenang

Dan aku melihat 
Hidup dan mati begitu dekat 
Lebih dekat dari urat nadi
Tak dapat terprediksi
Semuanya menjadi rahasia ilahi

Mungkin esok masih ada hari 
Namun tidak dengan nyawa ini

Berjalanlah tenang dalam peraduan 
Tak perlu gusar dengan kematian 
Selama doa masih mampu
mengalir dari mulutmu 
Hidup ini kan tenang 
Hingga tiba akhir dari hidup ini
semua tetap tenang 


RS,10-1-2014

Demi Pagi

Demi pagi...
Ku relakan malam cepat berganti....
Agar dapat melihat mentari....
Yang terus menyinari pagi...
Menembus celah-celah jendela
Membuka mata melihat luasnya cakrawala

Demi pagi kubiarkan.....
Tubuh ini mengigil kedinginan....
Karena ku yakin....
Di pagi hari mentari kan menghangatkan....

Demi pagi....
Terkadang mata ini tak terpejam...
Karena takut untuk melewatkan pagi...
Dan tak merasakan hangatnya mentari...